Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 143

Sesungguhnya kamu mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya; (sekarang) sungguh kamu telah melihatnya dan kamu menyaksikannya.

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 143



Ayat ini merupakan teguran lanjutan kepada kaum Muslimin (khususnya setelah Perang Uhud), mengingatkan bahwa sebelum perang mereka sangat mendambakan mati syahid, namun ketika kematian itu dihadapkan pada mereka, mereka justru mundur atau bersedih.

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

وَ

Huruf 'Athaf

Haraf 'Athf

Menghubungkan kalimat ini dengan isi ayat 142 (sebagai penegasan terhadap keheranan Allah atas mereka).

لَ

Huruf Taukīd

Lām Al-Qasam (Lām Sumpah)

Menegaskan kalimat.

قَدْ

Huruf Taukīd

Haraf Taḥqīq (Penegas)

كُنْتُمْ

Fi'il Mādhī Nāqis + Dhamir

كُنْتُ adalah Fi'il Nāqisتُمْ adalah Isim Kāna (Kalian).

تَمَنَّوْنَ

Fi'il Mudhāri' + Dhamir

Marfu' (Kedudukan Rafa'). Tanda rafa'-nya tsubūt an-nūnوا adalah Fā'il.

Khabar Kāna fi mahalli Nashab.

الْمَوْتَ

Isim

Manshub (Kedudukan Nashab)

Maf'ulun Bih bagi تَمَنَّوْنَ.

مِنْ قَبْلِ

Haraf + Isim (Dzarf)

مِنْ adalah Haraf Jarrقَبْلِ adalah Isim Majrur.

Syibhul jumlah yang muta'alliq dengan تَمَنَّوْنَ.

أَنْ

Huruf Mashdarīyah

Haraf Nashb

Men-nashab-kan fi'il mudhāri'.

تَلْقَوْهُ

Fi'il Mudhāri' + Dhamir

Manshub (Kedudukan Nashab)

Fi'il Mudhāri' Manshub oleh أَنْ. Tanda nashab-nya ḥadzf an-nūnوا adalah Fā'ilهُ adalah Maf'ulun Bih.

أَنْ تَلْقَوْهُ

Mashdar Mu'awwal

Fi mahalli Jarr

Mudhaf Ilaih bagi قَبْلِ.

فَ

Huruf 'Athaf

Fā' Al-Fasīḥah (Penjelasan)

Menunjukkan hasil/konsekuensi logis dari keadaan sebelumnya.

قَدْ

Huruf Taukīd

Haraf Taḥqīq

رَأَيْتُمُوهُ

Fi'il Mādhī + Dhamir

رَأَيْتُمْ adalah Fi'il dan Fā'ilو adalah Wāw pemisah. هُ adalah Maf'ulun Bih.

Di-'athf-kan kepada Jawab yang mahdzūf (seolah-olah: faqad laqītumūhu / maka sungguh kalian telah menjumpainya).

وَ

Huruf Ḥāl

Wāw Al-Ḥāliyyah

Menghubungkan kalimat ini sebagai keterangan keadaan.

أَنْتُمْ

Dhamir Munfashil

Mubtada' fi mahalli Rafa'.

تَنْظُرُونَ

Fi'il Mudhāri'

Marfu' (Kedudukan Rafa'). وا adalah Fā'il.

Khabar bagi أَنْتُمْ.

وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ

Jumlat Ismiyyah

Fi mahalli Nashab

Ḥāl (Keterangan Keadaan) dari Fā'il di رَأَيْتُمُوهُ (Kalian melihatnya dalam keadaan kalian menyaksikannya).


📝 Catatan Penting Mengenai I'rab:

  1. Khabar Kāna Berupa Fi'il Mudhāri': Kalimat تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ adalah Jumlat Fi'liyyah yang menjadi Khabar bagi كُنْتُمْ, menunjukkan bahwa mendambakan kematian adalah keadaan yang terus menerus mereka lakukan di masa lalu.

  2. Maf'ul Qabl (قَبْلِ أَنْ تَلْقَوْهُ): قَبْلِ (sebelum) adalah Dzarf yang di-jarr oleh مِنْ, dan ia menjadi Mudhaf kepada Maṣdar Mu'awwal (أَنْ تَلْقَوْهُ).

  3. Wāw Faṣl (و) pada رَأَيْتُمُوهُ:<